Resensi Novel : 3 Women and A Guy



Identitas Novel
Judul                                       : 3 Women and a Guy
Penulis                                    : Ana Westy
Penerbit                                   : Bhuana Sastra
Kota Terbit                              : Jakarta
Tahun Terbit                           : 2017
Tebal Novel                             : 476 halaman
ISBN                                        : 978-602-455-196-4
Harga Novel                           : Rp 86.000,00

Sinopsis
Novel “3 Women and a Guy” menceritakan persabatan yang terjalin di antara 3 wanita dan seorang pria. Cerita diawali dengan kekonyolan yang dilakukan ketiga wanita yang mengikuti ajang pencarian jodoh. Fayra, Ully, Nina, dipertemukan dengan beberapa pria yang membuat mereka tidak bisa berhenti tertawa karena penampilannya.

Setelah Ully memberikan aba-aba, mereka bergegas angkat kaki untuk meninggalkan ballroom Hotel Mulia. Sepulang dari hotel, mereka melanjutkan perjalanan untuk menemui sahabat pria yang bernama Abi. Abi adalah seorang bartender yang berbeda dengan pria lainnya. Ya, jika kalian menduga Abi seorang gay, kalian sangat benar.

Dibalik semua kekurangan Abi, ia memiliki alasan tersendiri, kita tidak berhak men-judge Abi yang bukan-bukan. Fayra, Ully, dan Nina mengaku nyaman bersahabat dengan Abi. Abi sosok yang dewasa ketika 3 sahabat wanitanya mengalami masalah.

Abi selalu siap mendengarkan keluh kesah dari sahabatnya. Abi juga siap memberi saran terbaik untuk teman-temannya. Namun, ditengah perbincangan mereka, Abi memberikan taruhan yang harus diselesaikan oleh ketiga sahabatnya itu dan hanya 6 bulan, waktu yang diberikan Abi.

Selain menceritakan kisah persahabatan Fayra, Ully, Nina, dan Abi, novel ini juga menceritakan polemik percintaan yang terjadi pada fayra, Ully, Nina, dan Abi. Fayra adalah wanita yang sudah bertahun-tahun pacaran namun tidak dinikahi oleh Danu, kekasihnya. Misi : “Lo harus bisa membuat Danu menikahi lo.”

Kemudian ada Ully yang selalu diselingkuhi oleh Juned, tetapi dia selalu memaafkan dan yakin suatu saat Juned akan menghentikan semua kebiasaan buruknya. Misi : “Dalam enam bulan, lo harus bisa mengubah Juned menjadi pria setia.”

Sedangkan Nina hanya ditantang untuk meninggalkan Radit, mantan kekasihnya yang menikahi wanita lain. Nina memang ingin balas dendam dengan wanita yang dinikahi Radit. Namun, Abi dengan bijaknya mengatakan bahwa Nina harus meninggalkan lelaki itu.

Setelah memberikan tantangan kepada sahabatnya, sekarang giliran Abi yang menantang dirinya sendiri. Ya, ia berjanji akan menjadi normal jika ketiga sahabatnya dapat menyelesaikan tantangan yang ia berikan.

Don’t trust too much. Don’t love too much. Don’t hope too much. Because that too much can hurt you so much.”

Keunggulan Novel
Keunggulan dari novel “3 Women and a Guy” bila dilihat dari segi fisik cukup menarik, karena covernya sederhana dan tidak berlebihan dengan warna background krem menunjukkan bahwa novel terlihat elegan.
Sedangkan, bila dilihat dari segi jalan ceritanya, novel ini sangat detail menceritakan kehidupan Fayra, Ully, Nina, dan Abi. Jadi pembaca akan merasa puas, namun tidak untuk pembaca yang lebih menyukai cerita yang to the point.
Cerita “3 Women and a Guy” juga memperlihatkan sisi lain remaja yang menyukai dunia malam. Ana Westy sebagai penulis memperlihatkan bahwa tidak semua anak night bar  merupakan anak nakal. Mereka hanya membutuhkan wadah untuk meluapkan kemarahan, kesedihan, dan kegundahan mereka.

Kelemahan Novel
Novel ini lumayan banyak menggunakan kosakata bahasa Inggris yang tidak diberita pengertiannya, sehingga bagi pembaca yang kurang menguasai bahasa Inggris akan sulit untuk mengerti.

Kesimpulan

Secara keseluruhan novel ini sangat menarik untuk dibaca, karena menghadirkan kisah persahabatan, percintaan, dan juga kehidupan. Pembaca disuguhkan dengan berbagai polemik kehidupan, percintaan, dan persahabatan, disertai dengan cara penyelesaiannya.

Komentar