The Post: Media Massa dan Pemerintah AS

Diambil dari Roger Ebert
Bagi kalian yang kuliah di jurusan Ilmu Komunikasi khususnya broadcast, kalian wajib banget loh nonton film ini. Film yang di sutradarai oleh Steven Steven Spielberg menceritakan bagaimana media harus melawan keinginan pemerintah demi kepentingan publik.

Pada film yang berjudul “The Post” kita dapat melihat bahwa menjadi seorang jurnalis tidaklah mudah. Seorang jurnalis harus siap dengan berbagai risiko yang harus dihadapi, seperti menyatakan hal secara objektif yang berdasarkan pada fakta-fakta yang ada, serta bersikap jujur meski melawan kaum kapitalis ataupun pemerintah.

Film ini berangkat dari kisah nyata lho! Meski mengangkat tema tahun 1970an, namun kejadian demi kejadian masih bisa kita rasakan di zaman sekarang ini. Apalagi banyaknya media yang dikuasi dan dituntun demi kepentingan pemerintah.

Media yang seharusnya memihak kepada masyarakat kini media seringkali mengunggul-unggulkan kaum kapitalis yang telah mendanai media tersebut. Alhasil, masyarakat tidak bisa menemukan sifat objektif pada sebuah media.

Keunggulan Film
Alur yang tersaji dalam film ini dapat dikatakan mudah dipahami, karena di awal film kalian akan menjumpai tentara Amerika Serikat yang sedang berperang di Vietnam, kemudian dilanjutkan dengan salah seorang yang mencuri dokumen penting kenegaraan.

Hingga pada akhirnya bagaimana media membocorkan rahasia penting bahwa keputusan yang dibuat pemerintah AS telah merugikan tentara AS yang berperang di Vietnam.

Selain alur yang terbilang jelas, kata demi kata dalam film ini sangat penting untuk diketahui. Terdapat banyak sekali makna di dalamnya dan bagi saya, makna yang paling berkesan adalah bagaimana seorang jurnalis harus bisa melawan pemerintah demi kepentingan publik walaupun resiko besar harus dihadapi.

Sebab pada kenyataannya, kita sudah jarang melihat jurnalis yang mementingkan masyarakat daripada dirinya sendiri. Bahkan, banyak pemberitaan media yang terbilang berlebihan sehingga menimbulkan pro dan kontra yang berujung dengan demonstrasi.

Kelemahan Film
Setiap kata pada film “The Post” ini memiliki arti yang penting dan menceritakan dengan jelas alur cerita atau permasalahan yang terjadi. Namun, karena hal itulah, ketika kalian melewatkan bagian dari teks tersebut maka kalian tidak begitu memahami bagian selanjutnya.

Bagi remaja, film ini terbilang membosankan karena padat dengan percakapan dan pemilihan kata yang digunakan sulit untuk dipahami. Selain itu, masyarakat umum sulit untuk mengerti cerita karena film ini memiliki kedekatan khusus oleh jurnalis atau orang yang menempuh pendidikan di bidang jurnalistik.


Namun, terlepas dari keunggulan dan kelemahan yang terdapat pada film tersebut, film ini memberikan gambaran yang cukup mendalam bahwa pemerintah dan media memiliki peran yang penting dalam kehidupan masyarakat. Selain itu, film ini mendorong kita semua untuk berani memperjuangkan kebenaran.

Komentar